CAPITOLO UNO
Memang saat paling menentukan dalam kejuaraan tahun 2001 itu. Putaran terakhir, sirkuit terakhir yang berat. Aksi terakhir untuk menang. Kesempatan terakkhir.... untukku.
Tikungan yang memanjang beraspal tersebut terlihat seperti olesan mentega pada permukaan bukit hijau yang terlalu curam itu. Tikungan yang tampak bergantung dan selaras dengan setiap permukaan bukit itu mirip huruf 'S' ke kiri, lalu ke kanan, dan berakhir tepat di puncaknya. Sebelum kamu bisa mencapainya, kamu harus bergerak naik dulu, setelah itu menuruninya.
Saat kamu tiba pada bagian sudutnya, kamu pasti takkan bisa melihat apa-apa. Kamu hanya bisa membayangkannya. Kamu juga tak tahu kapan harus mengerem, yang bisa kamu lakukan hanyalah menyadari kalau di sudut itulah kamu harus bisa mengambil posisi yang tepat, atau semua akan terlambat karena kamu memang tak bisa melakukan apa-apa.
Aku berpikir untuk mengambil posisi di sebelah luar, dengan demikian, aku bisa berada di sebelah kanan Biaggi saat menuruni trek pendek , lalu berada di sebelah dalam pada tikungan berikutnya. Satu-satunya cara untuk mengatasi tikungan tersebut adalah langsung beralih ke gigi satu setelah dari gigi empat.
Jika kamu bisa lebih dulu keluar dari sana, semua pasti berakhir. Artinya, kamu lah yang menang. Rasa-rasanya, saat itu juga sikuku menggores yamaha yang dikendarainya. Pertama-tama kurasakan knalpotnya, lalu ban belakangnya. Aku memang harus melakukannya dan telah mengambil resiko yang sangat besar. Itulah satu-satunya cara untuk mendahuluinya, tepat saat mengerem. Itulah yang kulakukan. Dan saat aku mulai berada si sampinyalah dia baru menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Ia memang terlambat mengantisipasinya saat kami meluncur turun berdampingan. Akulah yang lebih dulu sampai pada tikungan tajam ke kanan itu, lalu berhasil memimpin di tikungan panjang ke kiri, dan akhirnya benar-benar berhasil lebih dulu menembus garis finish.
Itulah awal kisah kemenanganku pada kejuaraan Australian Grand Prix 2001 yang menobatkanku menjadi juara dunia baru motor 500cc.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar